Kali ini gue akan membahas cara konfigurasi RIPv2. Ditutorial ini gue ga akan jelasin apa itu RIPv2 ya, karena sesuai judul-nya. Kalo kalian belum tau apa itu RIPv2, nanti akan ada artikel khusus yang ngebahas soal itu. Oke, kita langung masuk ke GNS3/Packet Tracer dan siapin topology seperti dibawah ini atau versi sendiri juga engga apa.
![]() |
| Topology |
Setelah topology siap, next langsung konfigurasi IP Address dimasing-masing device. Setelah konfigurasi IP Address selesai, sekarang langsung masuk ke proses konfigurasi RIPv2 disemua Router.
![]() |
| Router 1 |
![]() |
| Router 2 |
![]() |
| Router 3 |
Setelah melakukan konfigurasi, pastikan tiap device bisa saling ping. Oh, ya mungkin disini kalian bertanya maksud command diatas itu apa. Okay, disini gue akan coba jelasin
router rip = Maksud-nya kalian menggunakan protocol RIP
version 2 = Menggunakan versi 2 ( RIPv2 )
no auto-summary = Menonaktifkan auto sumarisasi. ( BACA! Command ini wajib digunakan kalo kalian menggunakan VLSM/Class Less IP Address, karena fungsi command itu adalah untuk mematikan fungsi auto sumarisasi RIPv2 )
network = Alamat network yang terhubung langsung
router rip = Maksud-nya kalian menggunakan protocol RIP
version 2 = Menggunakan versi 2 ( RIPv2 )
no auto-summary = Menonaktifkan auto sumarisasi. ( BACA! Command ini wajib digunakan kalo kalian menggunakan VLSM/Class Less IP Address, karena fungsi command itu adalah untuk mematikan fungsi auto sumarisasi RIPv2 )
network = Alamat network yang terhubung langsung
Oh, ya, untuk kalian yang menggunakan Topology seperti diatas, jangan lupa juga lakukan passive-interface disetiap jaringan local. Fungsi command ini buat apa ? Karena dijaringan local kita ga ada lagi Router, kita ga mau RIPv2 kirim-kirim update ke jaringan local. kita dong.
![]() |
| Passive-Interface |
Kurang lebih segitu dulu...Kalau kurang lengkap atau masih menbingungkan, kalian bisa kirim komentar dibawah ini....Biar gue bisa jelasin lagi.......Oh, ya, mungkin nanti akan ada lanjutan dari Topology ini ya......😀




